Targetkan 100 Persen UNBK untuk tingkat SMA/MA/SMK Tahun 2019
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menargetkan, di tahun 2019 seluruh sekolah jenjang SMA/SMK akan menerapkan UNBK (100 persen).
“SMA dan SMK tahun ini sudah bisa dilaksanakan UNBK. Yang masih terkendala SMP, karena masih banyak di remote area. Dan mudah-mudahan mulai tahun ini kita berikan afirmasi untuk SMP-SMP di wilayah perbatasan dan tertinggal agar bisa terpenuhi (syarat UNBK),” ujar Mendikbud,
Ia mengatakan, pemerintah akan memberikan perhatian khusus untuk wilayah-wilayah pinggiran pinggiran yang masih melaksanakan UN berbasis kertas dan pensil (UNKP). “Tentu saja daerah-daerah yang terpencil akan kita berikan prioritas tahun ini, terutama dalam memberikan bantuan-bantuan yang diperlukan supaya bisa segera memenuhi ketentuan, dan bisa memenuhi standar, sehingga bisa melaksanakan UNBK,” kata Mendikbud.
Ia juga mengimbau pemerintah daerah agar mengizinkan sekolah yang sudah siap menerapkan UNBK menjadi sekolah pelaksana UNBK. Menurut Mendikbud, banyak sekolah di perbatasan yang sudah melaksanakan UNBK. Tahun lalu, saat ia berkunjung ke Maluku, ia menemukan ada SMK yang sudah siap menjadi sekolah pelaksana UNBK, tetapi terhalang oleh kebijakan pemerintah daerah yang meminta semua sekolah menerapkan UN berbasis kertas dan pensil (UNKP).
“Makanya tahun ini saya minta semua sekolah yang sudah siap (UNBK) tidak boleh diseragamkan (UNKP). Kalaupun pemprov menetapkan UNKP, sekolah yang sudah siap UNBK tetap diperbolehkan UNBK,” ucap Mendikbud.
Berdasarkan data dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud per 9 Maret 2018, saat ini ada 18.353 SMA/MA (87 persen) dan 12.495 SMK (96 persen) yang melaksanakan UNBK. Sementara itu, sekolah jenjang pendidikan menengah yang melaksanakan UNKP hanya 2.790 SMA/MA (13 persen) dan 559 SMK (4 persen}.
Comments
Post a Comment